Senin, 23 April 2012

Tujuan Keamanan
Jaringan Komputer

• Availability / Ketersediaan
• Reliability / Kehandalan
• Confidentiality / Kerahasiaan
• Cara Pengamanan Jaringan Komputer :
– Autentikasi
– Enkripsi

Autentikasi
- Proses pengenalan peralatan, sistem
operasi, kegiatan, aplikasi dan identitas
user yang terhubung dengan jaringan
komputer.
- Autentikasi dimulai pada saat user login
ke jaringan dengan cara memasukkan
password.

Tahapan Autentikasi
1. Autentikasi untuk mengetahui lokasi dari peralatan
pada suatu simpul jaringan (data link layer dan
network layer)
2. Autentikasi untuk mengenal sistem operasi yang
terhubung ke jaringan (transport layer)
3. Autentikasi untuk mengetahui fungsi/proses yang
sedang terjadi di suatu simpul jaringan (session dan
presentation layer)
4. Autentikasi untuk mengenali user dan aplikasi yang
digunakan (application layer)

Enkripsi
- Teknik pengkodean data yang
berguna untuk menjaga data / file
baik di dalam komputer maupun
pada jalur komunikasi dari pemakai
yang tidak dikehendaki

- Enkripsi diperlukan untuk menjaga
kerahasiaan data

Teknik Enkripsi
• DES (Data Encription Standard)
• RSA (Rivest Shamir Adelman)

Resiko Jaringan Komputer
Segala bentuk ancaman baik fisik
maupun logik yang langsung atau
tidak langsung mengganggu
kegiatan yang sedang
berlangsung dalam jaringan

Faktor- Faktor Penyebab Resiko
Dalam Jaringan Komputer

􀂾 Kelemahan manusia (human error)
􀂾 Kelemahan perangkat keras komputer
􀂾 Kelemahan sistem operasi jaringan
􀂾 Kelemahan sistem jaringan komunikasi

Ancaman Jaringan
Komputer
• FISIK
􀂾 Pencurian perangkat keras komputer atau
perangkat jaringan
􀂾 Kerusakan pada komputer dan perangkat
komunikasi jaringan
􀂾 Wiretapping
􀂾 Bencana alam
• LOGIK
􀂾 Kerusakan pada sistem operasi atau aplikasi
􀂾 Virus
􀂾 Sniffing

Beberapa Bentuk Ancaman Jaringan
• Sniffer
􀂾 Peralatan yang dapat memonitor proses yang sedang
berlangsung
• Spoofing
􀂾 Penggunaan komputer untuk meniru (dengan cara menimpa
identitas atau alamat IP.
• Phreaking
􀂾 Perilaku menjadikan sistem pengamanan telepon melemah
• Remote Attack
􀂾 Segala bentuk serangan terhadap suatu mesin dimana
penyerangnya tidak memiliki kendali terhadap mesin tersebut
karena dilakukan dari jarak jaruh di luar sistem jaringan atau media
transmisi
• Hole
􀂾 Kondisi dari software atau hardware yang bisa diakses oleh
pemakai yang tidak memiliki otoritas atau meningkatnya tingkat
pengaksesan tanpa melalui proses autorisasi

Beberapa Bentuk Ancaman Jaringan

Hacker
– Orang yang secara diam-diam mempelajari sistem yang
biasanya sukar dimengerti untuk kemudian mengelolanya dan
men-share hasil ujicoba yang dilakukannya.
– Hacker tidak merusak sistem
• Craker
– Orang yang secara diam-diam mempelajari sistem dengam
maksud jahat
– Muncul karena sifat dasar manusia yang selalu ingin
membangun (salah satunya merusak)

Cracker
– Ciri-ciri cracker :
• Bisa membuat program C, C++ atau pearl
• Memiliki pengetahuan TCP/IP
• Menggunakan internet lebih dari 50 jam per-bulan
• Menguasai sistem operasi UNIX atau VMS
• Suka mengoleksi software atau hardware lama
• Terhubung ke internet untuk menjalankan aksinya
• Melakukan aksinya pada malam hari, dengan alasan waktu yang
memungkinkan, jalur komunikasi tidak padat, tidak mudah diketahui
orang lain
– Penyebab cracker melakukan penyerangan :
• spite, kecewa, balas dendam
• sport, petualangan
• profit, mencari keuntungan dari imbalan orang lain
• stupidity, mencari perhatian
• cruriosity, mencari perhatian
• politics, alasan politis  

Cracker
– Ciri-ciri target yang dibobol cracker :
• Sulit ditentukan
• Biasanya organisasi besar dan financial dengan sistem
pengamanan yang canggih
• Bila yang dibobol jaringan kecil biasanya sistem pengamanannya
lemah, dan pemiliknya baru dalam bidang internet
– Ciri-ciri target yang “berhasil” dibobol cracker :
• Pengguna bisa mengakses, bisa masuk ke jaringan tanpa “nama”
dan “password”
• Pengganggu bisa mengakses, merusak, mengubah atau
sejenisnya terhadap data
• Pengganggu bisa mengambil alih kendali sistem
• Sistem hang, gagal bekerja, reboot atau sistem berada dalam
kondisi tidak dapat dioperasikan


Manajemen Resiko
• Pengumpulan Informasi
• Analisis
• Output

Pengumpulan Informasi
• Identifikasi Assets
– Perangakat Keras
– Perangkat Lunak (Sistem Operasi dan Aplikasi)
– Perangkat Jaringan dan Komunikasi Data
– Pengguna Jaringan
– Lingkungan
– Sarana Pendukung lainnya

Pengumpulan Informasi
• Penilaian terhadap bagian yang berpotensi terkena
gangguan (vulnerability)
• Penilaian terhadap perlindungan yang effektif (safeguard)
– keamanan fasilitas fisik jaringan
– keamanan perangkat lunak
– keamanan pengguna jaringan
– keamanan komunikasi data
– keamanan lingkungan jaringan



keamanan jaringan